LDII Bali

Jl.Padang Griya II No.1 Padang Sambian Denpasar. HP.08123962357

Archive for the ‘PPG Bali’ Category

Ketua MUI Bali Membuka Pengajian LDII Bali

Posted by LDII Bali pada Januari 24, 2014

Khataman-Ibnu-Majah3-LDII-Bali

Penyerahan Cenderamata LDII – MUI Bali

LDII Bali kembali menggelar Pengajian dan Khataman hadist Sunan Ibnu Majah Jilid 3. Acara yang digelar diGedung Serbaguna LDII Bali ini sebagai kelanjutan Pengajian dan Khataman Hadist Sunan Ibnu Majah Jilid 1 dan Jilid 2 (Tahun 2010). Acara yang diselenggarakan selama 10 hari dari tanggal 22 Januari 2014 sampai dengan 31 Januari 2014 tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua MUI Provinsi Bali H. Taufik As’adi, S.Ag dihadapan sekitar 150 peserta.
Peserta merupakan muballigh/muballighot dan utusan dari DPD/PC/PAC LDII se-Provinsi Bali. Selain peserta wajib, tampak warga LDII dan masyarakat hadir dan tak mau ketinggalan dalam kesempatan pengajian ini. Bertindak sebagai penyampai/pemateri adalah Ustadz H. Iskanto Saputro dan Ustadz Abdul Somad yang merupakan Da’i sekaligus pengurus Biro Pendidikan Agama dan Dakwah DPW LDII Provinsi Bali. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, LDII, LDII - MUI, LDII Bali, PPG Bali, Remaja LDII | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

LDII Denpasar hibur dan santuni YPAC Bali

Posted by LDII Bali pada Mei 7, 2013

LDII Denpasar hibur dan santuni YPAC Bali

Santunan-LDII-Denpasar-Bali-buat-YPAC-BaliDenpasar – Sebagai tindak lanjut program kerja Biro Pengabdian Masyarakat serta memberikan ruang untuk berekpresi Biro Pemuda, olah raga dan Seni budaya LDII Kota Denpasar mengadakan hiburan dan santunan kepada Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Bali, Minggu 5 Mei 2013.
Acara Solidaritas for YPAC Bali yang mengambil tema “Sehati” ini dibuka oleh Wakil Ketua LDII Denpasar H.Agus Purmadi,SH.
Acara ini diadakan sebagai wujud nyata peran serta LDII dalam membantu anak-anak berkebutuhan khusus, serta sebagai ajang berekpresi generasi muda LDII dan memberikan hiburan dengan berkolaborasi pemuda LDII – anak anak YPAC Bali” demikian antara lain sambutan Agus Purmadi. Baca entri selengkapnya »

Posted in LDII Bali, PPG, PPG Bali, Remaja LDII | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Orangtua Wariskan 50 Persen Kecerdasan Anak

Posted by LDII Bali pada Agustus 10, 2011

Kecerdasan manusia adalah produk evolusi yang menakjubkan.
by Mutia Nugraheni, Febry Abbdinnah

Anak berprestasi (Corbis)

VIVAnews – Semua orang tua ingin memiliki anak yang cerdas dan pintar. Namun, tahukah kalau Anda mewarisi setengah kecerdasan buah hati?
Hal ini merupakan hasil penelitian lebih dari 3.500 responden asal Inggris dan Skotlandia. Mereka dianalisis untuk melihat setengah juta penanda genetik dan perubahan kecil pada DNA. Peneliti juga menganalisis hasil penelitian dan tes kecerdasan yang dilengkapi dengan data pendidikan respoden.
Terungkap bahwa 40 persen dari kecerdasan anak termasuk jenis crystallised-type intelligence atau kecerdasan kristal. Yakni kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan ketrampilan selama bertahun-tahun yang terletak di dalam gen.
Sedangkan, fluid-type intelligence atau kecerdasan cair adalah kemampuan bernalar dan berpikir secara abstrak di bawah tekanan yang diperintah oleh gen. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam The Journal Molecular Psychiatry ini mengungkap, terdapat 51 persen kemampuan berpikir ‘outside the box’ seseorang berada di bawah perintah gen. Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan Peter Visscher dari Queensland Institute of Medical Research, Australia, menunjukkan bahwa banyak gen yang terlibat dalam kecerdasan anak. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Manfaat Anak Diasuh Nenek dan Kakek

Posted by LDII Bali pada Agustus 6, 2011

Tak yakin dengan pola asuh pembantu, salah satu alasan orangtua.
By Anda Nurlaila, Lutfi Dwi Puji Astuti

anak (dok. Corbis)

VIVAnews – Menitipkan anak pada nenek atau kakek saat orangtua bekerja mungkin menjadi budaya kebanyakan masyarakat Indonesia. Banyak alasan mengapa mereka memutuskan mempercayakan pengasuhan anak pada kakek atau nenek. Rasa tak yakin dengan pola asuh pembantu menjadi salah satu alasan mengapa para orangtua menitipkan anak-anak mereka pada kakek dan nenek.
Mungkin tidak akan menjadi masalah jika si ibu hanyalah seorang ibu rumah tangga. Mereka pun tidak perlu menitipkan buah hati pada kakek dan nenek. Karena si kecil akan mendapatkan pola pengasuhan yang tepat. Pola asuh yang salah serta sering mengalami gonta-ganti pengasuh bisa mempengaruhi kesejahteraan psikologis anak secara emosi.
“Bagi para orangtua yang bekerja, beruntung anak-anak mereka diasuh oleh kakek atau neneknya.” kata Ratna Djuwita, pemerhati anak dan pengajar psikologi di Universitas Indonesia, saat ditemui di acara Journalist Class PT Pfizer “Membangun Generasi Sehat dan Berbudaya” di Plaza FX Senayan, Jakarta. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Waspadai Anak Terlambat Bicara

Posted by LDII Bali pada Agustus 4, 2011

“Orangtua perlu curiga jika anak di atas satu tahun belum bisa bicara jelas.”
By Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti

buah hati (Corbis)

VIVAnews – Mendengar celoteh saat si kecil mulai bicara adalah hal yang ditunggu-tunggu para ibu. Secara umum, seorang anak akan mengucapkan kata pertamanya antara usia 10 sampai dengan 18 bulan. Namun, tidak ada tabel waktu yang persis menyatakan kapan seorang anak akan bicara.
Beberapa kata mungkin sudah bisa diucapkan oleh anak berusia satu tahun, seperti mama atau papa. Tapi, jika si kecil belum juga mengeluarkan kata-kata saat usia satu tahun ke atas, sebagai orangtua, Anda pun patut curiga. Bisa jadi buah hati Anda mengalami keterlambatan berbicara.
“Ada banyak hal yang bisa menyebabkan anak terlambat bicara. Orangtua perlu curiga jika anak di atas satu tahun belum bisa bicara dengan makna yang jelas,” ujar Dokter Spesialis Anak, Konsultan Tumbuh Kembang, dr Soedjatmiko, SpAK (Msi) saat acara Journalist Class PT Pfizer ‘Membangun Generasi Sehat dan Berbudaya’, di Plaza FX Senayan, Jakarta.
Dr Soedjatmiko menjelaskan, proses berbicara anak dimulai dari kegiatannya mendengarkan sesuatu, lalu diproses di otak, diingat, disimpan dan dimengerti. Bisa dikeluarkan lewat mulut dengan kata-kata atau bisa juga dikeluarkan dengan perilaku.Penyebab anak terlambat bicara juga bisa dicurigai dari indera pendengarannya yang terganggu, atau bisa jadi si kecil tidak mengerti dengan kata-kata yang diucapkan orangtua. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Liburan Bikin Si Kecil Makin Cerdas

Posted by LDII Bali pada Agustus 3, 2011

Anda tidak perlu membawa keluarga dan anak-anak ke tempat liburan mahal
By Mutia Nugraheni, Lutfi Dwi Puji Astuti

Anak belajar matematika (Corbis)

VIVAnews – Jika Anda mendapat cuti panjang untuk hari raya, jangan segan untuk membawa si kecil berjalan-jalan. Melakukan perjalanan selama liburan tak hanya membuatnya anak merasa senang, tetapi juga meningkatkan kecerdasannya.
Seperti dikutip laman She Knows, penelitian yang dilakukan oleh peneliti Amerika Serikat menemukan bahwa melakukan perjalanan wisata saat liburan bisa merangsang keinginan anak untuk lebih banyak tahu tentang segala hal. Penelitian ini dilakukan di beberapa sekolah dan mengungkap bahwa perjalanan wisata yang dilakukan bersama keluarga adalah hal penting dari pendidikan anak.
Aktivitas ini memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kognitif dan merangsang timbulnya rasa ingin tahu pada anak. Doktor William Norman, seorang profesor manajemen pariwisata di Clemson University, Carolina Selatan menyatakan, “memberikan pengalaman perjalanan pada anak, memperluas cakrawala dan membuka pikiran mereka untuk belajar banyak hal.”
Doktor Norman dan tim penelitinya menggunakan data yang dikumpulkan oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat sebagai bagian dari studi longitudinal ‘Anak Usia Dini’. Data tersebut berisi informasi tentang 21.600 anak mulai dari taman kanak-kanak sampai kelas lima sekolah dasar. Mereka mengamati pengalaman awal anak sekolah, pengalaman keluarga serta pengalaman hidup, seperti kegiatan musim panas. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Tips Ajarkan Anak Berpuasa

Posted by LDII Bali pada Agustus 2, 2011

Ramadhan adalah waktu yang tepat menanamkan nilai-nilai agama dan ibadah pada buah hati.
By Anda Nurlaila, Febry Abbdinnah

anak baca quran (inmagine)

VIVAnews – Ramadhan adalah bulan baik bagi orang tua untuk secara langsung mengajarkan buah hati menjalankan ibadah. Sesuai kondisinya, anak belum mampu menahan godaan makan dan minum hingga terbenamnya matahari seperti halnya orang dewasa. Ia juga tak begitu paham mengapa harus berpuasa dan beribadah.
Kewajiban orang tua untuk membuatnya lebih memahami agamanya, dan puasa itu sendiri.
Berikut beberapa tipsnya.

1. Perkenalkan puasa sejak dini
Puasa merupakan salah satu Rukun Islam yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Anak yang belum menginjak masa akil baligh atau puber memang tidak diwajibkan untuk berpuasa. Namun, tidak ada salahnya untuk membiasakan mereka menjalankan disiplin Rukun Islam sejak dini.
Definisikan Islam
Jelaskan padanya bahwa seorang muslim yang baik akan menjalankan perintah-Nya seperti yang tertera di kitab suci umat Islam untuk menahan diri dari makan dan minum dari fajar hingga senja setiap harinya di bulan Ramadan.
Sebelum Ramadan, ciptakan euforia menyambut bulan suci. Anda dapat menyiapkan bahan-bahan makanan favorit yang dapat disantap untuk berbuka puasa. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Perilaku Konstruktif Tentukan Masa Depan Anak

Posted by LDII Bali pada Juli 20, 2011

BANDAR LAMPUNG – Psikolog Lampung, Khairul Huda, menyatakan orang tua perlu berlaku konstruktif yang positif dalam menumbuhkan pola pikir dan mental anaknya sejak dini sehingga berguna bagi masa depan mereka.
“Apa yang sering didengar anak, lama kelamaan akan dipercaya sebagai sugesti. Karena itu orang tua perlu berlaku dan bersikap bijak serta jangan ragu menghargai eksistensi buah hatinya tersebut,” kata Huda, Senin (18/7).
Menurut Huda, setiap anak bisa tumbuh pintar dan mempunyai kepercayaan diri jika orang tua bisa berlaku demikian. Dan setiap orang tua boleh memarahi anaknya jika salah, namun usahakan kalimat yang disampaikan ialah yang membangun. Bukan yang negatif atau kasar sehubungan bisa mengganggu mentalitas anak. Baca entri selengkapnya »

Posted in Masa Depan Anak, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »