LDII Bali

Jl.Padang Griya II No.1 Padang Sambian Denpasar. HP.08123962357

Archive for the ‘Artikel PPG’ Category

Tri Sukses Generus LDII

Posted by LDII Bali pada Juni 5, 2013

Tri Sukses Generus LDII

Generus LDII Bali - Pesantren Kilat

Generus LDII Bali – Pesantren Kilat

LDII adalah Lembaga Dakwah yang mempunyai Misi Memberikan konstribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan negara melalui dakwah, pengkajian, pemahaman dan penerapan ajaran Islam yang dilakukan secara menyeluruh, berkesinambungan dan terintegrasi sesuai peran, posisi, tanggung jawab profesi sebagai komponen bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dan dalam pelaksanaannya Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memiliki program kerja untuk pembinaan generasi muda, Generasi penerus bangsa yang disingkat generus. Di lingkup kerja LDII dibentuk kelompok kerja (Pokja) Penggerak Pembina Generus (PPG). Di dalam Pokja PPG sendiri terdiri dari berbagai elemen diantaranya bidang perencanaan program, kurikulum, penggalang dana, penyedia sarana dan prasarana, dsb. Para pembina Generus LDII di tingkat terbawah yaitu Pengurus Anak Cabang (PAC) adalah dari unsur Ustad, mubaligh, pendidik dan pengurus muda-mudi/pengurus remaja dan orang tua. Lima Unsur (5 Unsur) ini adalah pelaksana di lapangan yang bertanggung jawab membina para generus, sementara PPG adalah pokja yang bertanggung jawab menggerakkan dan mensupervisi termasuk mensupport pelaksanaan pembinaan generus ini.
Diharapkan dengan dibentuknya Pokja PPG dan 5 Unsur ini pembinaan Generus LDII yang merupakan Generasi Muda Bangsa Indonesia dapat lebih terprogram, terarah dan terukur dan dapat tercapai target keberhasilan Generus LDII khususnya dan Generasi Penerus bangsa pada umumnya mengingat pengajaran dan pembinaan generus ini bersifat terbuka untuk umum, mulai dari tingkat cabe rawit (usia PAUD sd SD kelas 6), Pra Remaja (Usia SMP), remaja/muda-mudi (SMA ke atas sd usia 30 tahun yang belum menikah), kegiatan pengajian ini dapat diikuti umum tidak hanya warga LDII saja.
Tri Sukses (3 Sukses) Target Keberhasilan Generus yang dicanangkan LDII yaitu :

  1. Faqihun Fiddin (Memiliki Kefahaman Agama)
  2. Akhlaqul Karimah (Memiliki Akhlaq Mulia/ budi Luhur)
  3. Memiliki Jiwa Kemandirian

Pembinaan Generus Cabe Rawit LDII

Semoga target ini menjadi sumbangsih LDII dalam pembangunan manusia seutuhnya dalam pembinaan generasi muda Indonesia yang Unggul, Generasi Professional Religius..
Semoga Alloh SWT memberi keamanan, keselamatan, kelancaran, keberhasilan dan kebarokahanamiin

Iklan

Posted in Artikel, Artikel PPG | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

PAUD sebagai dasar membentuk Generasi Unggul

Posted by LDII Bali pada Januari 28, 2013

Komunitas Strong Parenting

Strong-Parenting-PAUD-LDIIPAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sebagai dasar membentuk generasi unggul merupakan salah satu pondasi strategis dalam pendidikan bangsa kedepan, pendidikan yang terpenting dalam PAUD sasaran utamanya bukan pada anak itu sendiri melainkan orang tua, guru dan para pengasuh, demikian disampaikan Ir Siti Nur Annisa MPd dari Tarumanegara sebagai nara sumber pada Seminar Keorangtuaan yang diselenggarakan oleh Komunitas Strong Parenting di Gedung DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jalan Arteri Tentara Pelajar Jakarta, Kamis 24/1

Di usia PAUD inilah penanaman nilai -nilai karakter dimulai sebagai potensi awal yang akan menjadi modal dasar melanjutkan hidup dan kehidupan generasi kedepan, pengembangan otak ada di PAUD, Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, Lintas Daerah, Parenting Skill, PPG | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Pornografi Merusak Otak Anak

Posted by LDII Bali pada Januari 6, 2013

Pornografi sesungguhnya merupakan penyakit

watch-Porn-kidsTantangan yang dihadapi anak Generasi-Z salah satunya adalah kerusakan otak akibat pornografi. Temuan Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH), Jakarta, terutama terhadap siswa kelas 4 hingga 6 SD, sepanjang tahun 2008 sampai awal 2010 di Jabodetabek, 67 persen dari mereka telah melihat atau mengakses pornografi, 37 persen di antaranya mengakses dari rumah sendiri.

APA sih Generasi-Z? Mereka adalah anak-anak yang sejak lahir sudah akrab dengan teknologi. Generasi-Z lahir setelah tahun 1990-an. Bagi generasi ini, teknologi sudah merupakan bagian dari hidup mereka sejak lahir di dunia ini. Jangan heran jika anak-anak dari Generasi Z sangat mahir menggunakan teknologi apapun.

Coba lihat saja di jalan-jalan, begitu banyak anak usia SD dan SMP yang mengendarai sepeda motor dengan sangat nyamannya. Mereka pun sangat familiar dengan berbagai gadget seperti handphone dan kamera digital. Bahkan untuk menjalankan komputer mereka tidak perlu kursus. Cukup lihat kakak atau orang tuanya mengoperasikan komputer, mereka dengan cepat bisa belajar mengoperasikannya. Berbeda dengan generasi sebelumnya terutama Baby Boomers, yang lahir antara tahun 1946-1964, yang menguasai teknologi dengan kursus atau pelatihan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Artikel PPG, PPG | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Metode Belajar Perkalian dengan Jari Tangan

Posted by LDII Bali pada Januari 6, 2013

Metode Belajar

Metode-Belajar-Matamatika-Jarimatika
BANYAK orang tua merasa sulit mengajari anak-anak mereka belajar matematika. Entah karena merasa tidak bisa atau sudah keburu alergi dengan mata pelajaran yang satu ini, orang tua, terutama ibu, lebih memilih anak-anaknya belajar matematika seutuhnya melalui kursus atau les dan juga menekankan mengerjakan pekerjaan rumah lebih banyak lagi. Padahal, ibu bisa mencoba melatih kemampuan matematika anak melalui pengalaman kehidupan sehari-hari.Head of Student and Alumni Affairs Sampoerna School of Education (SSE) Sulandjari Rajardjo mengatakan kehidupan ibu sehari-hari tak lepas dari matematika, contohnya ketika belanja atau bahkan ketika membuat suatu masakan dan kue. Ibu bisa mencoba melatih daya matematika anaknya melalui kegiatan sehari-hari ini. “Ya harus mulai dilatih terus-menerus,” ungkapnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Artikel PPG, LDII | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

LDII Padang Gelar pelatihan Parenting Skill

Posted by LDII Bali pada Desember 18, 2012

LDII gelar Parentin Skill mendatangkan Ir. Sri Tresnahati Ashar, M.Si.

LDII gelar Parentin Skill mendatangkan Ir. Sri Tresnahati Ashar, M.Si. dengan tema “Meningkatkan kualitas pribadi Ibu melalui konsep Diri Positif”

LDII Padang Gelar pelatihan Parenting Skill
Padang – LDII Padang menggelar Pelatihan Parenting Skill dengan Tema “MENINGKATKAN KUALITAS PRIBADI IBU MELALUI KONSEP DIRI POSITIF”. Acara yang menjadi program kerja Bidang Pelatihan dan Dakwah bekerja sama dengan Bidang Peranan Wanita itu dilaksanakan di Gedung Serba Guna Miftahul Huda Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Padang. (15-16 Desember 2012) Palatihan yang dibuka Ketua DPD LDII Kota Padang Ir. BASTARI BADAL, MP bertujuan agar para orang tua (khususnya kaum Ibu), memiliki keterampilan berkomunikasi pada anaknya dengang baik, benar dan efektif, sehingga anak2 diharapkan tumbuh menjadi manusia yang :

  1. Alim dan faqih dalam agama,
  2. Memiliki akhlaqul karimah
  3. Berjiwa mandiri “ Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, LDII, LDII Bali, Masa Depan Anak, PPG | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Lebih Baik Menyalakan Lilin daripada Memaki Kegelapan

Posted by LDII Bali pada November 6, 2012

Seminar pentingnya parenting bagi tumbuh kembang anak

LDII-Prasetyo-SunaryoJakartaPrasetyo Soenaryo dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan sebagai direktur CICS (Centre for information and Culture Studies) di Jakarta, Selasa 30/10 dalam rangka rencana seminar pentingnya parenting bagi tumbuh kembang anak, ketika di tanya pandangannya mengenai pencabutan beberapa mata pelajaran di SD, sangat setuju.

Menurut pandangan saya, pencabutan mata pelajaran IPA dan IPS untuk Sekolah Dasar adalah sudah tepat. Karena untuk murid SD, yang di perlukan penekanan pada afeksi dan motorik, tidak perlu ‘cognitif heavy’,” Ujar Pras. Yang juga sebagai Staf Ahli Komisi IV DPR RI.

Ia mencontohkan di Jepang, Mahasiswa/i Jepang saat ini banyak dapat uang, karena bekerja part timer, mengisi lapangan kerja yang ditinggalkan oleh Ibu-ibu karena lebih mementingkan hak putra/i yang usia dibawah usia 10an tahun untuk melakukan ikuji (tumbuh kembang masa emas pertumbuhan otak anak) Pentingnya Parenting. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Artikel PPG, Masa Depan Anak, PPG | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Remaja LDII Mojokerto Adakan Buka Bersama

Posted by LDII Bali pada September 24, 2012

Alim, Berakhaqul Karimah dan Mandiri

Remaja-LDII-Mojokerto-adakan-Buka-puasa-bersamaMojokerto – Momen ramadhan 1433 H/2012 diisi berbagai kegiatan oleh LDII, mulai tingkat kelurahan/PAC (Pimpinan Anak Cabang) sampai dengan DPP, seperti pembagian ta’jil, pengajian di masjid-masjid dan buka bersama.
Tidak mau ketinggalan, PAC Kelurahan Wates-Kota Mojokerto juga mengadakan buka puasa bersama muda-mudi pada tanggal 16 agustus 2012 yang dihadiri oleh semua muda-mudi dan beberapa jajaran pengurus PAC dan DPD LDII Kota Mojokerto. Uniknya, menu yang disajikan adalah beberapa menu masakan serba ikan lele yang merupakan budidaya sendiri yang di kelola oleh muda-mudi Wates yang biasa di sebut dengan “AREWA MANDIRI”.
Dalam kesempatan ini, Riyan Pare selaku pengurus muda-mudi setempat menambahkan, dengan diadakan acara bukber seperti ini bertujuan untuk meningkatkan kerukunan dan kekompakan, dan menjadikan muda-mudi bisa mandiri melalui budidaya lele yang dikelola muda-mudi sendiri, karena sudah menjadi salah satu tri sukses generasi penerus yaitu: Alim, Berakhaqul Karimah, dan Mandiri.

Posted in Artikel, Artikel PPG, Lintas Daerah, PPG | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Jangan Takut melarang Anak

Posted by LDII Bali pada Februari 15, 2012

GARA-GARA menerima telepon dari rumah, hati Pak Johan tiba-tiba menjadi kesal. la ingin sekali marah. Tetapi ia tidak tahu harus marah kepada siapa. Tidak satu pun orang di kantoryang patut ia marahi. Siang itu Pak Johan benar-benar sangat jengkel dan ingin marah.
Sebenarnya Pak Johan tahu persis bahwayang menyebabkan kemarahannya adalah Alex, anak laki-lakinya. Pagi tadi ketika Pak Johan sedang bersiap-siap berangkat ke kantor, Alex menghadang di pintu kamar Pak Johan.
Dengan wajah kusut karena baru turun dari tempat tidurnya, ia mengatakan pada Pak Johan bahwa siang nanti ia bersama dua temannya akan pergi ke Lampung bersepeda motor. Katanya ia sudah memberitahu ibunya tadi malam, dan ia minta agar Pak Johan memberinya bekal uang Rp300 ribu rupiah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Artikel PPG, Pendidikan Anak Indonesia | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

4 Cara Bangunkan Anak Tanpa Marah-marah

Posted by LDII Bali pada Oktober 8, 2011

Mintalah anak lebih bertanggung jawab terhadap pola tidur mereka.

KOMPAS.com – Punya anak merupakan tantangan tersendiri bagi para orangtua. Apalagi, jika anak Anda sudah sekolah. Tantangan bertambah satu: Membangunkan mereka di pagi hari untuk berangkat ke sekolah. Kalau setiap hari Anda harus marah-marah kepada mereka, tentunya akan menguras emosi, ya. “Bila setiap pagi harus dimulai dengan emosi tinggi, bisa jadi Anda akan kehilangan energi untuk menjalani sisa hari,” kata Helene Emsellem, penulis buku Snooze… or Lose! 10 “No-War” Ways to Improve Your Teen’s Sleep Habits.

Sebelum Anda bertindak lebih jauh, Emsellem, yang juga direktur medis Center for Sleep & Wake Disorders di Chevy Chase, mengajak Anda terlebih dulu memahami mengapa anak-anak sulit bangun pagi. Menurutnya, anak-anak, terutama remaja, butuh tidur sekitar 9 jam sehari dan secara biologis baru akan tertidur pada sekitar pukul 23.00. Namun, Anda sendiri tahu bahwa jam sekolah dimulai jauh sebelum waktu istirahat mereka selesai. Itu sebabnya, sulit untuk meminta mereka segera membuka mata, kemudian mandi dan bersiap ke sekolah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Orangtua Wariskan 50 Persen Kecerdasan Anak

Posted by LDII Bali pada Agustus 10, 2011

Kecerdasan manusia adalah produk evolusi yang menakjubkan.
by Mutia Nugraheni, Febry Abbdinnah

Anak berprestasi (Corbis)

VIVAnews – Semua orang tua ingin memiliki anak yang cerdas dan pintar. Namun, tahukah kalau Anda mewarisi setengah kecerdasan buah hati?
Hal ini merupakan hasil penelitian lebih dari 3.500 responden asal Inggris dan Skotlandia. Mereka dianalisis untuk melihat setengah juta penanda genetik dan perubahan kecil pada DNA. Peneliti juga menganalisis hasil penelitian dan tes kecerdasan yang dilengkapi dengan data pendidikan respoden.
Terungkap bahwa 40 persen dari kecerdasan anak termasuk jenis crystallised-type intelligence atau kecerdasan kristal. Yakni kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan ketrampilan selama bertahun-tahun yang terletak di dalam gen.
Sedangkan, fluid-type intelligence atau kecerdasan cair adalah kemampuan bernalar dan berpikir secara abstrak di bawah tekanan yang diperintah oleh gen. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam The Journal Molecular Psychiatry ini mengungkap, terdapat 51 persen kemampuan berpikir ‘outside the box’ seseorang berada di bawah perintah gen. Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan Peter Visscher dari Queensland Institute of Medical Research, Australia, menunjukkan bahwa banyak gen yang terlibat dalam kecerdasan anak. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Manfaat Anak Diasuh Nenek dan Kakek

Posted by LDII Bali pada Agustus 6, 2011

Tak yakin dengan pola asuh pembantu, salah satu alasan orangtua.
By Anda Nurlaila, Lutfi Dwi Puji Astuti

anak (dok. Corbis)

VIVAnews – Menitipkan anak pada nenek atau kakek saat orangtua bekerja mungkin menjadi budaya kebanyakan masyarakat Indonesia. Banyak alasan mengapa mereka memutuskan mempercayakan pengasuhan anak pada kakek atau nenek. Rasa tak yakin dengan pola asuh pembantu menjadi salah satu alasan mengapa para orangtua menitipkan anak-anak mereka pada kakek dan nenek.
Mungkin tidak akan menjadi masalah jika si ibu hanyalah seorang ibu rumah tangga. Mereka pun tidak perlu menitipkan buah hati pada kakek dan nenek. Karena si kecil akan mendapatkan pola pengasuhan yang tepat. Pola asuh yang salah serta sering mengalami gonta-ganti pengasuh bisa mempengaruhi kesejahteraan psikologis anak secara emosi.
“Bagi para orangtua yang bekerja, beruntung anak-anak mereka diasuh oleh kakek atau neneknya.” kata Ratna Djuwita, pemerhati anak dan pengajar psikologi di Universitas Indonesia, saat ditemui di acara Journalist Class PT Pfizer “Membangun Generasi Sehat dan Berbudaya” di Plaza FX Senayan, Jakarta. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Waspadai Anak Terlambat Bicara

Posted by LDII Bali pada Agustus 4, 2011

“Orangtua perlu curiga jika anak di atas satu tahun belum bisa bicara jelas.”
By Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti

buah hati (Corbis)

VIVAnews – Mendengar celoteh saat si kecil mulai bicara adalah hal yang ditunggu-tunggu para ibu. Secara umum, seorang anak akan mengucapkan kata pertamanya antara usia 10 sampai dengan 18 bulan. Namun, tidak ada tabel waktu yang persis menyatakan kapan seorang anak akan bicara.
Beberapa kata mungkin sudah bisa diucapkan oleh anak berusia satu tahun, seperti mama atau papa. Tapi, jika si kecil belum juga mengeluarkan kata-kata saat usia satu tahun ke atas, sebagai orangtua, Anda pun patut curiga. Bisa jadi buah hati Anda mengalami keterlambatan berbicara.
“Ada banyak hal yang bisa menyebabkan anak terlambat bicara. Orangtua perlu curiga jika anak di atas satu tahun belum bisa bicara dengan makna yang jelas,” ujar Dokter Spesialis Anak, Konsultan Tumbuh Kembang, dr Soedjatmiko, SpAK (Msi) saat acara Journalist Class PT Pfizer ‘Membangun Generasi Sehat dan Berbudaya’, di Plaza FX Senayan, Jakarta.
Dr Soedjatmiko menjelaskan, proses berbicara anak dimulai dari kegiatannya mendengarkan sesuatu, lalu diproses di otak, diingat, disimpan dan dimengerti. Bisa dikeluarkan lewat mulut dengan kata-kata atau bisa juga dikeluarkan dengan perilaku.Penyebab anak terlambat bicara juga bisa dicurigai dari indera pendengarannya yang terganggu, atau bisa jadi si kecil tidak mengerti dengan kata-kata yang diucapkan orangtua. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Liburan Bikin Si Kecil Makin Cerdas

Posted by LDII Bali pada Agustus 3, 2011

Anda tidak perlu membawa keluarga dan anak-anak ke tempat liburan mahal
By Mutia Nugraheni, Lutfi Dwi Puji Astuti

Anak belajar matematika (Corbis)

VIVAnews – Jika Anda mendapat cuti panjang untuk hari raya, jangan segan untuk membawa si kecil berjalan-jalan. Melakukan perjalanan selama liburan tak hanya membuatnya anak merasa senang, tetapi juga meningkatkan kecerdasannya.
Seperti dikutip laman She Knows, penelitian yang dilakukan oleh peneliti Amerika Serikat menemukan bahwa melakukan perjalanan wisata saat liburan bisa merangsang keinginan anak untuk lebih banyak tahu tentang segala hal. Penelitian ini dilakukan di beberapa sekolah dan mengungkap bahwa perjalanan wisata yang dilakukan bersama keluarga adalah hal penting dari pendidikan anak.
Aktivitas ini memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kognitif dan merangsang timbulnya rasa ingin tahu pada anak. Doktor William Norman, seorang profesor manajemen pariwisata di Clemson University, Carolina Selatan menyatakan, “memberikan pengalaman perjalanan pada anak, memperluas cakrawala dan membuka pikiran mereka untuk belajar banyak hal.”
Doktor Norman dan tim penelitinya menggunakan data yang dikumpulkan oleh Departemen Pendidikan Amerika Serikat sebagai bagian dari studi longitudinal ‘Anak Usia Dini’. Data tersebut berisi informasi tentang 21.600 anak mulai dari taman kanak-kanak sampai kelas lima sekolah dasar. Mereka mengamati pengalaman awal anak sekolah, pengalaman keluarga serta pengalaman hidup, seperti kegiatan musim panas. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Tips Ajarkan Anak Berpuasa

Posted by LDII Bali pada Agustus 2, 2011

Ramadhan adalah waktu yang tepat menanamkan nilai-nilai agama dan ibadah pada buah hati.
By Anda Nurlaila, Febry Abbdinnah

anak baca quran (inmagine)

VIVAnews – Ramadhan adalah bulan baik bagi orang tua untuk secara langsung mengajarkan buah hati menjalankan ibadah. Sesuai kondisinya, anak belum mampu menahan godaan makan dan minum hingga terbenamnya matahari seperti halnya orang dewasa. Ia juga tak begitu paham mengapa harus berpuasa dan beribadah.
Kewajiban orang tua untuk membuatnya lebih memahami agamanya, dan puasa itu sendiri.
Berikut beberapa tipsnya.

1. Perkenalkan puasa sejak dini
Puasa merupakan salah satu Rukun Islam yang wajib dilakukan oleh seluruh umat Islam. Anak yang belum menginjak masa akil baligh atau puber memang tidak diwajibkan untuk berpuasa. Namun, tidak ada salahnya untuk membiasakan mereka menjalankan disiplin Rukun Islam sejak dini.
Definisikan Islam
Jelaskan padanya bahwa seorang muslim yang baik akan menjalankan perintah-Nya seperti yang tertera di kitab suci umat Islam untuk menahan diri dari makan dan minum dari fajar hingga senja setiap harinya di bulan Ramadan.
Sebelum Ramadan, ciptakan euforia menyambut bulan suci. Anda dapat menyiapkan bahan-bahan makanan favorit yang dapat disantap untuk berbuka puasa. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel PPG, PPG, PPG Bali | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Lima Cara Jitu Agar Anak Cerdas

Posted by LDII Bali pada Juli 19, 2011

Lima Cara Jitu Agar Anak Cerdas

Pendidikan-Anak-belajar-matematika

Memiliki anak adalah amanah besar bagi orang tua. Mereka berkewajiban mempersiapkan anak menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Karenanya, adalah sebuah kewajiban bagi orang tua untuk mencerdaskan anak. Namun, psikologis anak yang selalu ingin bermain, atau menonton televisi membuat mereka sulit menerima pelajaran yang diberikan.

Lalu, bagaimana cara tepat untuk mengatasinya tanpa harus mengorbankan kesenangannya dalam bermain? Berikut caranya seperti dilansir dalam Real Age.

1. Bakar kalori dan belajar

Perpaduan antara kinerja otak dengan kerja tubuh akan menghasilkan nilai yang sempurna. Jadi, lakukan keduanya secara bersamaan seperti buat kuis geografi selama bersepeda santai di sekitar lingkungan, atau kuis perkalian saat bermain lempar bola.
Hal ini telah dibuktikan oleh Rumah sakit anak Universitas Kedokteran California Selatan. Nilai anak meningkat sebanyak 13.5 persen saat mereka belajar sembari berolahraga. Baca entri selengkapnya »

Posted in Artikel, Artikel PPG | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »