LDII Bali

Jl.Padang Griya II No.1 Padang Sambian Denpasar. HP.08123962357

Cara Warga LDII membagi Harta Warisan

Posted by LDII Bali pada Desember 21, 2012

Ponpes Walibarokah Gelar Kajian Hadits Faraid

Suasana Pengkajian dan Pendalaman Ilmu Faroid - di Ponpes Walibarokah Kediri

Suasana Pengkajian dan Pendalaman Ilmu Faroid di Ponpes Walibarokah Kediri

Faraid adalah bentuk jamak dari al-faridhah yang bermakna sesuatu yang diwajibkan, atau pembagian yang telah ditentukan sesuai dengan kadarnya masing-masing. Ilmu Faraid adalah ilmu yang mempelajari tentang perhitungan dan tata cara pembagian harta warisan untuk setiap ahli waris berdasarkan syariat Islam.

Ilmu faraid merupakan salah satu disiplin ilmu didalam Islam yang sangat utama untuk dipelajari. Dengan menguasai ilmu Faraid, maka Insya Allah akan dapat mencegah perselisihan-perselisihan dalam pembagian harta warisan, sehingga orang yang mempelajarinya akan mempunyai kedudukan yang tinggi dan mendapatkan pahala yang besar disisi Allah SWT.
Abdullah bin Amr bin al-Ash RA. berkata bahwa Nabi SAW bersabda: “Ilmu itu ada tiga, selain yang tiga hanya bersifat tambahan (sekunder), yaitu ayat-ayat muhakkamah (yang dijadikan hukum), sunnah Nabi SAW yang dilaksanakan, dan ilmu Faraid yang adil“. (HR Ibnu Majah)
Ibnu Mas’ud RA berkata, bahwa Nabi SAW bersabda: “Pelajarilah ilmu Faraid serta ajarkanlah kepada orang-orang, karena aku adalah orang yang akan direnggut (wafat), sedang ilmu itu akan diangkat dan fitnah akan tampak, sehingga dua orang yang bertengkar tentang pembagian warisan, mereka berdua tidak menemukan seorang pun yang sanggup meleraikan (menyelesaikan perselisihan pembagian hak waris) mereka.” (HR Imam Ahmad, at-Tirmidzi, dan al-Hakim)
Abu Hurairah RA berkata, bahwa Nabi SAW bersabda: “Pelajarilah ilmu Faraid serta ajarkanlah kepada orang lain, karena sesungguhnya, ilmu Faraid itu setengahnya ilmu, ia akan dilupakan, dan ia ilmu pertama yang akan diangkat dari umatku.” (HR Ibnu Majah dan ad-Darquthni)
Dalam riwayat lain disebutkan, “Pelajarilah ilmu faraid, karena ia termasuk bagian dari agamamu dan setengah dari ilmu. Ilmu ini adalah yang pertama kali akan dicabut dari umatku.” (HR Ibnu Majah, al-Hakim, dan Baihaqi)
Karena pentingnya ilmu Faraid ini, maka Pondok Pesantren Walibarokah Kediri mengadakan kajian serta pendalaman yang di ikuti oleh para muballigh-muballigh alumni Pondok Pesantren Walibarokah yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan selama sembilan hari mulai hari Rabu 12 Desember 2012 sampai dengan 20 Desember 2012 yang di ikuti oleh kurang lebih 3000 peserta pengajian yang hadir dari seluruh Indonesia.
Sementara itu Ketua Pondok Pesantren Walibarokah Drs. H. Sunarto, M.Si mengharapkan agar semua peserta pengajian Faraid dapat memahami dan kemudian menyampaikan kepada seluruh masyarakat. “Ojo piya piye, yang penting Anda semua dapat menerima dan memahami ilmu langka ini yang selanjutnya dapat disampaikan kepada semua jamaah sehingga menjadi pencerahan bagi kita semua”, ucap Pak Narto dalam sambutannya. (gB)

sumber: www walibarokah org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: