LDII Bali

Jl.Padang Griya II No.1 Padang Sambian Denpasar. HP.08123962357

Kunjungan Ulama Dayah Banda Aceh ke Ponpes Walibarokah Kediri

Posted by LDII Bali pada Juni 23, 2011

Kunjungan Ulama Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh ke Pondok Pesantren Walibarokah Burengan Banjaran Kediri, Rabu 22 Juni 2011

Kediri – Pondok Pesantren Walibarokah Burengan Banjaran Kediri mendapat kunjungan dari Ulama Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh, dengan maksud memperkuat tali silaturahim antara Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh dengan Pondok Pesantren Walibarokah Kediri dan warga LDII pada umumnya pada hari Rabu 22 Juni 2011.

Rombongan yang diterima oleh Wakil Ketua Pondok Pesantren Walibarokah Kediri, KH. Kuncoro Kaseno, SE tersebut terdiri dari Drs. Tengku H Zaini Abdul Hamid, MA Pimpinan Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh dan Drs. Tengku H Abdullah Usman Wakil Pimpinan Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh serta didampingi oleh Tengku H. Burhan Ketua DPW LDII Provinsi Aceh dan H. Ali Zuhdi Bendahara DPW LDII Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pondok Pesantren Walibarokah Kediri Drs. KH. Soenarto, M.Si menyampaikan pentingnya menjalin ukhuwah untuk menjalin kerukunan diantara umat Islam. Beliau juga menambahkan tentang pentingnya hubungan kerjasama yang baik antara Pondok Pesantren Walibarokah dan Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh.

Selanjutnya dari Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh, Drs. Tengku H. Zaini Abdul Hamid, MA menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pondok Pesantren Walibarokah yang telah menerima kedatangan rombongan dengan penuh kehangatan dan keakraban. Beliau juga menuturkan bahwa kedatangannya ingin melihat perkembangan Pondok Pesantren Walibarokah Kediri.

Wakil Pimpinan Dayah Terpadu Pondok Insyafudin Banda Aceh Drs. Tengku H Abdullah Usman menambahkan, “Banyak guru-guru dari Jawa Timur yang mengajar di Dayah-Dayah Aceh Darussalam”.  Dayah Insyafudin itu awalnya adalah sebuah organisasi Persatuan Dayah-Dayah yang memberdayakan para kaum sarungan di Aceh untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan, yang sekarang menjadi Dayah Terpadu Insyafudin. “Pada awalnya kami adalah sebuah organisasi Dayah-Dayah yang memberdayakan kaum sarungan di Aceh untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa, yang selanjutnya menjadi Dayah Terpadu Insyafudin”, lanjut Abdullah Usman.

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Pondok Walibarokah, H. Hafiludin, S.Pd.I menyampaikan selayang pandang tentang perjalanan sejarah Pondok Pesantren Walibarokah Kediri yang  dirintis oleh KH. Nur Hasan Ubaidah mulai tahun 1951.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan berwisata menaiki menara Asmaul Husna yang tingginya mencapai 99 meter. (gB)

Sumber: www.Walibarokah.org
LDII Bali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: