LDII Bali

Jl.Padang Griya II No.1 Padang Sambian Denpasar. HP.08123962357

Kerjasama Untuk Mewujudkan Masyarakat Yang Agamais

Posted by LDII Bali pada April 30, 2011

Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan dan ajaran agama yang benar, menjadi salah satu pemicu munculnya konflik antar umat beragama dan gerakan ideologis keagamaan yang menyimpang. Karena itu perlu dilakukannya suatu usaha untuk memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai keagamaan dan ajaran agama yang benar serta tidak hanya sekedar memaham sajai tetapi bagaimana mengimplemantasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bertempat di Hotel Paradise Sanur, Denpasar pada hari Kamis, 28 April 2011 Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat bekerja sama dengan Kementerian Agama Prov. Bali mengadakan Rapat Regional Wilayah Tengah mengenai pengembangan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan serta pembinaan dan pengamalan ajaran agama. Acara Rakor ini dibuka oleh Gubernur Bali yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten I Gusti Made Sunendra, SH, dan dihadiri pula oleh Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA, dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Bali Drs. IGAK Suthayasa, M.Si.
Dalam laporannya Asisten Deputi Drs. Ida Rosdiawan, MA selaku ketua panitia menjelaskan tujuan dari Rakor ini adalah untuk mensinergikan kebijakan pada tingkat pusat dan implemantasi kebijakan didaerah tentang pelaksanaan terhadap pembinaan, pengembangan dan pengamalan ajaran agama serta nilai-nilai keagamaan. Harapan dari rakor ini yaitu untuk mendapatkan suatu gambaran strategis terhadap perumusan dan penetapan berbagai kebijakan tentang pelaksanaan terhadap pembinaan, pengembangan dan pengamalan ajaran agama serta nilai-nilai keagamaan.

Peserta dari kegiatan Rakor kali ini terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, organisasi keagamaan, dan organisasi kemasyarakatan sebanyak 70 orang. Narasumber yang dihadirkan dalam Rakor kali ini yaitu Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA, Asisten Deputi Urusan Bimbingan Umat Beragama, Pendidikan Agama, dan Keagamaan Drs. Ida Rosdiawan, MA, Prof. DR. Yudian Wahyudi, MA dari UIN Yogyakarta, Ka.Kanwil Kemenag Prov. Bali Drs. IGAK Suthayasa, M.Si, Ketua FKUB Prov. Bali Drs. IBG Wiyana, Kabid Kependais & PM Drs.H. Moh Sholeh, M.PdI, dan Kabid Penda Hindu Drs. I Gusti Komang Sumberjana

Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA dalam arahannya menjelaskan terpilihnya Provinsi Bali menjadi tempat penyelenggaraan Rakor ini tidak terlepas dari prestasi yang dicapai oleh Pemerintah Daerah Prov. Bali, khususnya Kemenag Prov. Bali dalam mengemas konsep-konsep kerukunan yang terbina dengan baik sehingga Bali sampai saat ini masih menjadi salah satu destinasi wisata dunia, yang dilandasi dengan etika moral dan keagamaannya yang tetap terpelihara dengan baik.
Pembahasan Rakor kali ini terkait dengan maraknya gerakan ideoligis keagamaan yang menyimpang dan melahirkan aliran sesat, gerakan dakwah yang keluar dari pemahaman yang benar dengan memanfaatkan kampus, seperti maraknya kasus pencucian otak untuk meyakini ideologi tertentu. Karena itu Agus Sartono berharap dalam Rakor ini dapat mendiskusikan peyelesaian berbagai aliran sesat, memutuskan mata rantai penyebaran ideologi NII.

Kemudian dalam sambutannya Asisten I Pemprov Bali I Gusti Made Sunendra, SH menyampaikan bahwa ajaran agama selalu mencegah terjadinya kekerasan antar sesama umat manusia. Agama justru mengajarkan betapa pentingnya kerukunan dan kasih sayang agar terwujud kedamaian menuju Jagaditha. Dalam kondisi seperti ini I Gusti Made Sunendra melihat, bahwa tokoh agama memiliki wibawa dan kedudukan yang strategis di tengah masyarakat untuk menyadarkan umatnya yang sedang menghadapi cobaan hidup.

Melalui penyelenggaraan Rakor ini marilah kita tingkatkan rasa persaudaraan, menyama braya diantara kita dengan mengedepankan saling menghormati. Diakhir sambutannya I Gusti Made Sunendra mengharap bahwa Rakor ini menghasilkan rumusan tentang penyebab dari munculnya perilaku anarkis dan bagaimana upaya untuk memecahkan permasalahn dimaksud.($Yn)

Sumber: Kemenag.go.id
LDII Bali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: